WASHINGTON,KOMPAS.com-Direktur CIA Leon Panetta mengumumkan pemerintah AS menutup jaringan penjara rahasia di luar negeri.
“CIA tidak lagi mengoperasikan fasilitas penahanan atau tempat-tempat rahasia. Tempat-tempat yang masih ada akan dinonaktifkan,” kata Panetta dalam suratnya, Kamis (9/4).
Tempat-tempat rahasia itu sebelumnya digunakan menahan para tersangka teroris. Sejumlah tersangka itu dikabarkan mengalami penyiksaan saat diperiksa. Presiden Barack Obama memang telah mengumumkan akan menutup pusat penahanan teroris termasuk Guantanamo begitu ia dilantik pada 20 Januari.
Pada masa pemerintahan Presiden AS George W Bush, CIA diizinkan mengoperasikan penjara rahasia di negara-negara sekutunya di Eropa Timur, Asia, dan Afrika.
Dalam suratnya, Panetta menekankan bahwa CIA juga menghentikan praktik interogasi yang mengundang kecaman termasuk merendam tersangka di air dingin. “CIA tidak akan menoleransi dan akan menghentikan berbagai tindakan tidak pantas dan penyiksaan,” katanya. Panetta juga mengumumkan penghentian kontrak sejumlah lembaga yang membantu penyidikan CIA.



















my coment