Mau Tahu Arti Kode pada Ban ?

22 04 2009

1343525p1

Ketika Anda hendak membeli ban mobil, tukang ban paling menyebut ring dan lebarnya berapa? Padahal, di dinding ban, terutama sisi luar, banyak tulisan maupun kode. Semua itu mengandung arti, lebih tepatnya identitas dari si karet bundar itu sendiri. Bahayanya, Anda tak tahu kalau ban itu diproduksi tahun berapa. Padahal, tertulis di sisi pinggirnya. Termasuk juga batas kecepatan maksimum yang diperbolehkan. Masih banyak kode-kode lainnya, mari simak di bawah ini. 1.215/50 ZR17 95W Angka dan huruf ini menandakan profil dan kecepatan yang diizinkan. 215= lebar tapak ban yang menempel ke permukaan jalan, dihitung dari ujung kedua sisi. 50= ketinggian dinding ban (biasanya ada yang 45, 55, 60 sampai 70). Kalau dalam milimeter perhitungannya, 50 tadi merupakan persentase dari tapak ban. jadi, 50% x 215 menghasilkan (dibulatkan) 106 mm. Sedang ZR17 menunjukkan diameter lingkar roda alias pelek. populer di sebebut ring 17. 95W = Angka sebagai indeks berat maksimal yang dapat dipikul oleh ban, sedang W menunjukkan batas kecepatan maksimal 270 km/jam yang dibolehkan. Kemudian kode lainnya, S=180 km/jam, M= 130 km/jam, N=140 km/jam, P=150 km/jam, Q=160 km/jam, R=170 km/jam, S=180 km/jam, V-240 km/jam, T=190 km/jam, U=200 km/jam, dan H=210 km/jam. 2. Manufactured dan Brand Produsen ban dan nama produknya 3. Made in (Indonesia) dan SNI (Indonesia) Negara pembuat dan ban sudah melewati batas standardisasi yang ditetapkan di negara sendiri. 4. Logo segitiga atau TWI (Tread Wear Indication) Batas pemakaian ban. Biasanya jika diteruskan dengan menarik garis ke arah tapak ban, maka akan ada tanda lainnya, berupa bar yang menghubungkan antar kembang ban. Ketika sudah saling berhubungan, berarti ban sudah tergolong botak dan harus cepat diganti. 5.Racikan ban Contohnya, Plies:Tread 2 Polyester 2 DSteel I Nylon, Sidewall 2 Polyester yang bisa menunjukkan kalau tapak terdiri dari 2 Polyester, 2 Steel dan 1 nylon, sedang bagian dinding ban hanya 2 polyester. 6. Production date Tanggal pembuatan yang dicetak dalam bentuk lonjong atau elips. 4 angka terakhir di dalam bidang itu menunjukkan ban diproduksi dengan rincian, 2 angka terakhir tahun produksi dan 2 angka awal ( di depannya) minggu ke berapa (dalam satu tahun). 7. E Mark Di beberapa ban, tanda ini menunjukkan di negara mana saja bisa diterima. Semisal E1 bisa diterima di Jerman, E2 Perancis, E3 di Italia atau E4 belanda. 8. Kompon ban Untuk ban ada jenis komponnya, yakni SS (super soft), S (soft), M (Medium), MH (medium Hard), dan H (Hard). Ban dengan kompon S lebih mencengkeram ke aspal, namun lebih cepat aus. Terlebih cara mengemudi tergolong kasar. (Rudy, Diesta)/kompas.


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.