JAKARTA. Untuk masuk ke pasar Eropa, para eksportir harus ekstra kerja keras. Sebab, kawasan Eropa selama ini sangat ketat memberlakukan persyaratan produk yang masuk ke wilayahnya. Tak terkecuali produk perikanan. Nah, agar tak terjadi kasus penolakan akan produk kiriman para pengusaha Indonesia, pemerintah melalui Departemen Perikanan dan Kelautan melakukan jemput bola untuk menyosialisasikan mutu produk dalam negeri terutama ke pasar-pasar yang dianggap potensial. Salah satunya adalah Rusia.
Kemarin ((24/4), DKP melakukan penandatanganan memo of understanding (MoU) terkait mutu perikanan Indonesia yang akan masuk ke wilayah Rusia. “Kami sudah menandatangani perjanjian atau MoU mengenai mutu produk perikanan,” tegas Martani Husaini, Direktur Jenderal Pemasaran Departemen Kelautan Perikanan ketika dihubungi KONTAN yang kini sedang berada di Rusia.
Menurutnya, penandatanganan tersebut merupakan kelanjutan dari rencana ekspor perikanan Indonesia ke wilayah Rusia. “Sama seperti Eropa, mereka juga sangat ketat mengenai mutu ikan yang dikirim,” tegas Martani. Dengan adanya MoU itu, lanjut Martani, akan menjadi acuan bahwa produk perikanan yang akan masuk ke Rusia sudah memenuhi standar kualitas dan mutu. Misalnya saja bebas bahan kimia.
Selain itu, Kedua negara juga sudah mencapai kesepakatan untuk meningkatkan ekspor ikan Indonesia ke wilayah Rusia. Menurutnya, tahun 2008 lalu, ekspor ikan ke Rusia masih kecil sebesar 4.500 ton. “Kita berharap bisa ditingkatkan sekitar 30% di tahun ini,” ujarnya. Dia menyebutkan, kemungkinan besar ikan yang akan diekspor adalah Patin dan Tuna.
Pendekatan secara langsung seperti ke Rusia, hemat Martani, dilakukan karena wilayah Eropa sangat sensitif terhadap isu perikanan. “Wilayah Eropa sangat sering mengangkat isu mengenai food safety,” tegasnya. Martani mencontohkan, Eropa menerapkan toleransi nol untuk residu antibiotik, ketelusuran dan sistem border control, hingga isu lingkungan. “Makanya kita juga ajak eksportir agar tahu keadaan yang sebenarnya di Rusia,” ujar Martani.


















my coment