Program Pelatihan Kewirausahaan Diluncurkan

24 04 2009
Pelajar SMP Terbuka memperagakan pembuatan terarium pada lomba inovasi dan keterampilan SMP Terbuka 2009 bersama Yayasan Sekolah Rakyat di tempat kegiatan belajar mandiri Mutiara Bangsa, Desa Pagelaran, Ciomas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (28/1). Kegiatan diikuti sekitar 200 pelajar dari berbagai sekolah di Jabar dan Banten untuk meningkatkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan.

JAKARTA, SENIN — Pendidikan kewirausahaan perlu menjadi gerakan nasional. Untuk itu, Universitas Ciputra Entrepreneurship Center meluncurkan program-program utamanya ke publik melalui acara bertema “Entrepreneurship Changes Our Future”, Senin (23/2).

Ciputra berpendapat, Indonesia memerlukan suatu strategi lompatan besar agar dapat mengatasi masalah pengangguran yakni dengan memberdayakan masyarakat untuk menciptakan lapangan pekerjaan sendiri dengan kecakapan berwirausaha. Ciputra menuangkan gagasannya itu dalam bukunya bertajuk Ciputra Quantum Leap Entrepreneurship Mengubah Masa Depan Bangsa dan Masa Depan Anda.

Tiga program utama yang diluncurkan ialah program-program pelatihan kewirausahaan bagi tiga kelompok yakni masyarakat, pendidik (pelatih kewirausahaan), dan lembaga pendidikan. Model dan materi pelatihan disesuaikan oleh kebutuhan masing-masing kelompok tersebut. UCEC sendiri telah membentuk tim pengembangan kurikulum kewirausahaan yang merupakan gabungan dari praktisi kewirausahaan dan ahli pendidikan.

Pendirian Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC) oleh pengusaha properti Ciputra sendiri dilandasi keyakinan bahwa semangat dan kecakapan berwirausaha akan mampu mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, dan mengangkat tingkat kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan itu, ditandatangani pula perjanjian kerja sama sama antara pengusaha properti Ciputra selaku pendiri UCEC dan Martha Tilaar pendiri PT Martha Beauty Gallery dan Yayasan Dana Sejahtera Mandiri yang dipimpin Haryono Suyono. Mereka akan bekerja sama membuat pelatihan dan pembekalan kewirausahaan yang dirancang khusus bagi masyarakat miskin di perkotaan dan pedesaan.

Haryono Suyono dalam sambutannya mengatakan, seorang yang berjiwa wirausaha tidak harus bergerak di bidang bisnis. Semangat dan kemampuan berwirausaha tersebut tetap akan bermanfaat di mana pun seseorang berkarya baik di bidang politik, sosial, dan pemerintahan. Semangat kewirausahaan yang menekankan kepada inovasi, kreativitas, kemampuan melihat peluang, dan etos kerja keras dapat berguna dalam mengembangkan organisasi apa pun di dalam masyarakat.


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.