
musim liburan sudah tiba. Semua butik dan majalah memajang gaya-gaya dengan tampilan yang disesuaikan dengan suasana liburan. Anda pun sudah bersemangat untuk membeli busana dan aksesori baru. Sampai-sampai Anda lupa bahwa anak-anak akan masuk sekolah, yang artinya membutuhkan biaya banyak. Dengan demikian, Anda harus cerdas memanfaatkan apa yang sudah ada agar tak perlu keluar biaya banyak.
Mentransformasi gaya dandanan sebenarnya tak perlu menghabiskan dana. Hanya perlu sedikit kreativitas dalam memainkan gaya pribadi dengan pakaian yang sudah Anda miliki. Kuncinya adalah mengetahui gaya favorit Anda, belajar mempadupadankan, dengan mengandalkan pakaian yang sudah ada di dalam lemari.
Berikut adalah 5 langkah untuk mengatasi solusi berdandan:
1. Reka ulang gaya berdandan Anda
Anda bisa meminta bantuan teman dengan selera busana yang baik untuk melihat lemari pakaian Anda. Anda harus mengetahui apa saja yang Anda miliki dan melihat mana yang Anda sukai, dan mana yang tak Anda sukai. Kenali dan perhatikan, pakaian apa saja yang sudah dimiliki, dan apa yang belum. Sehingga, ketika Anda akan belanja (apalagi saat sale), Anda jadi tahu apa yang harus dibeli. Pikirkan gaya dandan yang Anda ingin ciptakan pada diri sendiri. Misal, Bohemian Glam. Lalu lihat lagi pakaian yang Anda miliki. Perkirakan apa yang ada dan tidak ada di lemari. Tanyakan pada sahabat yang melihat lemari Anda, apakah ia sudah melihat citra tersebut dalam pakaian-pakaian yang Anda miliki.
2. Kelompokkan pakaian
Langkah selanjutnya, sortir kembali pakaian-pakaian yang ada di dalam lemari. Anda bisa mengelompokkan pakaian menjadi;
* Pakaian yang masih dalam kondisi baik tapi Anda tak mau mengenakannya, sehingga bisa diberikan kepada orang lain.
* Pakaian yang sudah terlalu lama, dalam kondisi tak terlalu baik, dan sudah saatnya dibuang.
* Pakaian yang sudah lama, tapi masih bisa didesain ulang agar terlihat baru lagi.
Sisa pakaian yang masih ada adalah pakaian yang masih bisa dikenakan.
3. Pikirkan vintage
Jika ada pakaian atau aksesori milik ibu, tante, kakak, atau nenek Anda, yang masih dalam kondisi bagus, peliharalah. Lihat, apakah ada kalung atau pakaian dari nenek Anda yang klasik, masih bagus, dan sebenarnya masih bisa dibuat lebih bagus. Terkadang kita mengesampingkan pakaian dari orang-orang yang lebih tua dari kita. Sebenarnya pakaian tersebut bagus, namun kita kesampingkan karena ukurannya terlalu besar, kancingnya hilang, dan lain sebagainya. Mulailah untuk perbaiki pakaian-pakaian tersebut. Siapa tahu, justru akan cocok untuk Anda.
4. Uang tak bisa membeli selera
Rajinlah membaca majalah atau browse di internet tentang gaya, untuk melihat tren terbaru dan mempelajari penampilan di luar sana. Anda bisa mencontek gaya mereka. Namun, perlu diingat, gaya yang bagus tak perlu datang dari toko mahal. Bawalah contoh dandanan seorang artis, lalu coba cari “kunci” penampilannya. Tak perlu mencarinya di butik-butik terkenal atau department store, cukup di butik-butik kecil yang menjual barang-barang asal Hong Kong atau Jepang. Namun jika memang ada baju berkualitas baik di department store atau butik mahal yang menurut Anda adalah investasi bagus, belilah, lalu padankan dengan koleksi yang sudah Anda miliki.
5. Lihat kembali
Usai belanja, jika Anda masih memiliki tenaga dan waktu, coba padu-padankan pakaian yang baru Anda beli. Jangan sampai Anda membeli barang yang hanya bisa digunakan sekali saja. Karena ini berarti Anda membuang uang untuk sesuatu yang tidak berguna. Ajak teman Anda untuk membantu mempadupadankan pakaian-pakaian tadi. Ambil foto untuk perkiraan padu-padan yang bisa digunakan dalam acara-acara berbeda. Ini bisa jadi kegiatan menyenangkan bersama teman. Plus, ketika akan ada pesta, Anda tak perlu lagi berkata “Aduh, enggak punya baju!”
NAD
Sumber : aol


















my coment