Kesalahan Umum Saat Mengatur Keuangan

6 07 2009
Hitung-hitung dan pantau keuangan agar tidak menyesal di kemudian hari.

Setiap kali Anda mendapatkan gaji, apa yang Anda lakukan? Segera menyisihkan uang tersebut untuk membayar tagihan? Atau membaginya ke dalam pundi-pundi tabungan lain?

Ternyata, para wanita memiliki kekhawatiran bahwa mereka kurang menyisihkan cukup uang untuk masa depan. Para wanita takut mereka akan kehabisan harta di usia senja nanti. Demikian menurut Lisa Caputo dari Women & Cosebuah situs finansial khusus wanitayang lalu menjelaskan bahwa hal tersebut umum terjadi di antara wanita. “Wanita cenderung hidup lama, membutuhkan lebih banyak perawatan jangka panjang seiring pertambahan usia, harus mengurus keluarga, padahal tak jarang mereka tak memiliki pendapatan sendiri. Kenyataan ini harusnya menyadarkan para wanita akan pentingnya menabung sejak dini, menabung lebih banyak ketika mereka mendapatkan penghasilan lebih. Dan akhirnya, harus bisa merencanakan keuangan menjelang periode tak produktif lagi,” terang Lisa.

Riset menunjukkan bahwa wanita sering menanggung peran yang besar untuk keputusan keuangan, berfungsi sebagai kepala bagian finansial rumah tangga. Wanita tak hanya mengatur pengeluaran sehari-hari, tetapi juga segala hal yang menyangkut keuangan keluarga dan investasi jangka panjang.

Lalu, apa masalahnya? Caputo menyatakan, setidaknya ada dua kesalahan dalam pengaturan keuangan yang kerap dilakukan para wanita. Informasi ini dibutuhkan untuk merefleksi diri dan memahami masalah keuangan agar tak jatuh ke lubang yang sama berulang kali.

1. Tidak mempertahankan perencanaan keuangan.
Kebiasaan para wanita adalah menghabiskan waktu dan energi untuk memulai sebuah perencanaan keuangan, tetapi pada akhirnya mereka tak pernah melihatnya lagi. Umumnya, para wanita berpikir bahwa perencanaan keuangan hanya merupakan aktivitas jangka pendek. Padahal, kesehatan keuangan mirip seperti perkawinan, merupakan suatu perjalanan, bukan suatu tujuan. Diperlukan perawatan dan pemeliharaan keuangan agar bisa terus dalam kondisi baik.

2. Berinvestasi terlalu konservatif.
Dibandingkan pria, rata-rata wanita cenderung berinvestasi secara konservatif. Bahkan lebih banyak yang menyimpan saja uang mereka. Terlalu konservatif malah bisa membuat wanita kehabisan uang di usia lanjutnya. Ini dikarenakan uang tabungan saja tak akan kuat bertahan melawan inflasi yang akan terus terjadi. Melindungi kekuasaan wanita untuk menghamburkan uang sangat penting untuk kita semua, terutama wanita, karena wanita cenderung hidup lebih lama.

Tips untuk menyiapkan perencanaan keuangan:
*Buat keuangan Anda fleksibel.
*Sesuaikan keuangan Anda dengan tujuan hidup.
*Diskusikan keuangan Anda dengan anak dan suami.
*Pantau terus keuangan Anda setiap hari.

Menjaga dan mengurus keuangan Anda mungkin akan menghabiskan banyak waktu dan energi pada awalnya. Namun, begitu Anda sudah membuatnya menjadi kebiasaan untuk mengawasi pemasukan dan pengeluaran, akan jadi lebih mudah untuk mencapai tujuan hidup.
NAD


Tindakan

Information

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.