Ini Dia BlackBerry CDMA Pertama di Indonesia

3 11 2009

 

Selasa, 3 November 2009 | 17:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar baik bagi Anda yang berkeinginan memiliki BlackBerry berbasis jaringan selain global system for mobile communication (GSM). Adalah PT Smart Telecom yang akhirnya meluncurkan BlackBerry berbasis jaringan code division multiple access (CDMA), sebagai alternatif penggunaan telepon genggam selain GSM, Senin (2/11). Tipe BlackBerry yang dipilih adalah Curve 8330.

Sebelumnya, BlackBerry berbasis GSM sudah diluncurkan empat operator telepon genggam lokal, yakni Indosat, XL, Telkomsel, dan Axis. “Kini masyarakat dapat menikmati layanan BlackBerry CDMA pertama di Indonesia,” kata Tom Alamas Dinharsa, Head of Device Technology and Special Projects PT Smart Telecom, Senin (2/11).

Namun, meski Smart sempat berjanji bakal memberikan harga ekonomis dibandingkan operator BlackBerry GSM, mengingat posisinya sebagai operator CDMA, toh tarif yang dipatok Smart tak berbeda jauh. Paket langganan yang ditawarkan BlackBerry Smart berkisar Rp 140.000 sebulan dan Rp 5.000 untuk paket harian. Paket ini sudah termasuk internet tak terbatas selama 12 bulan.

Menurut Gregory Wade, Managing Director for Southeast Asia at Research In Motion selaku produsen BlackBerry, BlackBerry Curve 8330 sebagai telepon seluler berbasis CDMA pertama di Indonesia dipilih lantaran tipe ini merupakan salah satu smartphone yang sangat populer di kalangan pelaku bisnis dan konsumen di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dalam upaya pemarasan secara maksimal, Smart pun menggandeng Citibank. Dengan kerja sama ini, masyarakat dapat memiliki BlackBerry Curve 8330 secara kredit. Syaratnya, mereka adalah pemilik kartu kredit Citibank yang dapat mencicil selama 12 bulan, tanpa bunga, sebesar Rp 499.000 per bulan. (KONTAN/Nadia Citra Surya)

Editor: wah





Ini Dia 9 File Rekaman Rekayasa Itu

3 11 2009
Selasa, 3 November 2009 | 11:29 WIB

Laporan wartawan KOMPAS.com Caroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah mendapatkan rekaman dan berkas mengenai rekaman dugaan rekayasa kasus yang menjerat pimpinan KPK (nonaktif), Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD berkomentar, judul-judul dari sembilan files rekaman tersebut cukup provokatif.

Seprovokatif apakah? Berikut judul sembilan files, yang diberi nama oleh KPK tersebut
1. Kasus Masaro oleh Anggodo
2. Perincian uang dari Anggodo kepada Ary Muladi
3. Rekaman minta bantuan ke kejaksaaan
4. Pencatutan nama RI 1
5. Minta bantuan LPSK
6. Menyusun strategi dari suap menjadi pemerasan
7. Lapor menang komitmen tinggi dan ancaman buat CMH (Chandra M Hamzah)
8. Penghitungan fee pihak terkait
9. Untuk memengaruhi AM (Ary Muladi) kembali ke bab awal.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  







Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.