LONDON, KOMPAS.com - Chelsea berhasil membungkam Manchester United 1-0 di Stamford Bridge dalam lanjutan Premierl League, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB, sekaligus memperkokoh posisinya di puncak klasemen. Kemenangan prestesius “Si Biru” ini sekaligus menenggelamkan “Setan Merah” ke peringkat tiga.
Chelsea kini mengantongi nilai 30. Mereka unggul 5 poin atas Arsenal yang berada di urutan kedua, juga MU.
Duel ini bak final saja. Pasalnya, ini menentukan posisi puncak. MU ingin menggeser Chelsea dari puncak klasemen dan sekaligus memperbaiki laga tandang setelah sebelas pertemuan terakhir hanya sekali menang. Pastinya, di kubu “Si Biru” sangat penting untuk memetik poin agar aman di puncak klasemen.
Sejak wasit Martin Atkinson meniup peluit, kedua tim langsung baku serang. Meskipun demikian, Chelsea membuka kesempatan terlebih dahulu. Pada menit ke-3, Ivanovic hampir membuat timnya unggul jika saja Van der Sar tidak sigap menangkap bola.
Duel semakin sengit. Kedua tim bermain tempo cepat. Sejumlah pelung pun deras diciptakan kedua tim. Pada menit ke-9, misalnya, Rooney nyaris mengoyak gawang Cech setelah memaksimalkan umpan Evra. Sial, tendangannya masih melambung ke kanan atas.
Memasuki menit ke-26, kedua tim masih sulit mencetak gol. Selain sama-sama militan dalam menyerang, lini pertahanan kedua tim juga sangat alot ditembus.
Sementara itu, Chelsea sulit membangun serangan, karena masih mudah dibaca dan dipotong. Pasukan Ancelotti pun berupaya mencetak gol dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Pada menit- 32, misalnya, Nicolas Anelka yang melakukan penetrasi di sektor kanan melakukan tendangan keras. Sial, tendangannya masih bisa dipotong Van der sar.
Serangan itu dibalas Rooney tiga menit kemudian. Ia melakukan penetrasi di sektor kiri dan melepaskan tendangan, tapi gagal bersarang ke gawang karena membentur John Terry.
Chelsea pun tetap tampil mendesak. Terry dkk membangun serangan cepat dan umpan-umpan pendek. Pada menit ke-42, Drogba nyaris mencetak gol. Serangan balik dimotori Anelka di sisi kanan. Sial, umpannya terbuang percuma karena Drogba tidak sigap menerimanya. Hingga turun minum kedua tim belum menciptakan gol. Baca entri selengkapnya »
my coment