IBARAT matahari, pamor sepeda motor sport mulai tergelincir ke ufuk barat. Munculnya beragam varian motor bebek dan bebek matik membuat pasar motor cowok itu kian tergerus.
Walau demikian, pasar sepeda motor kaum adam ini tetap memiliki penggemar setia. Kecepatan dan model yang garang, membuatnya digandrungi kawula muda. Saat ini pangsa pasar sepeda motor sport sekitar 9% dari total penjualan motor atau sebanyak 500.000-an unit per tahun.
Di pasaran, beredar sepeda motor sport beraneka rupa. Jenis dan harga biasanya tergantung besarnya kapasitas mesin. Nah, di antara beragam model yang ditawarkan produsen, motor 200 cc ke atas termasuk paling digemari. Produk di kelas ini juga cukup unik.
Lantaran menyasar kelas menengah atas, pasarnya relatif stabil. Terbukti ketika krisis global datang akhir 2008 lalu, penjualan motor sport tidak begitu terpengaruh. “Dalam kondisi apapun penjualan motor 200 cc relatif stabil,” ungkap Sigit Kumala, General Manager Pemasaran Astra Honda Motor (AHM).
General Manager Promosi PT Yamaha Motor Kencana Indonesia Bambang Asmara Budi menambahkan, produsen tidak perlu membentuk tren pasar dari motor jenis ini. Banyaknya komunitas penggemar motor sport membuat produsen lebih mudah memahami keinginan pasar. “Biasanya komunitas itu yang membentuk tren,” ujarnya.
Maka, tak heran para produsen motor begitu antusias menggarap ceruk pasar nan sempit ini. Awalnya Suzuki, Honda, dan Yamaha saling berlomba menawarkan produk terbaik mereka. Belakangan, Kawasaki dan Minerva ikut meramaikan persaingan.
Nah, untuk mengetahui lebih detail tetang persaingan motor sport di 200 cc ke atas, simak karakter mereka satu per satu berikut ini.
Honda Tiger Revolution Cruiser
Motor sport 200 cc ini diluncurkan pada 2008 silam. New Tiger mengusung konsep ultimate male bike, yaitu memiliki desain bergaya Eropa. Dibandingkan dengan motor Tiger sebelumnya, ada beberapa perubahan yang mereka lakukan terhadap produk andalannya. Pertama, headlight tunggal berubah menjadi asimetris. Jadi, sekilas tampak seperti seorang yang sedang memicingkan mata.
Kedua, tampilan windshield (visor) membuat Tiger Revolution Cruiser 2008 bergaya moge, sehingga terlihat lebih sangar. Ini karena dudukan lampu berubah. Secara teknis, windshield mampu mengarahkan pergerakan angin untuk meminimalkan tekanan udara.
Ketiga, selain wajah cover body atau yang biasa disebut kuping (shroud), tampil lebih futuristik dengan sentuhan warna silver. Taillight (lampu belakang) kini diberi sentuhan LED dengan paduan warna mika merah dan bening.
Agar menciptakan keamanan berkendara Honda menambahkan sprocket chain stopper. Pelat penahan rantai ini menjamin keamanan pengendara ketika rantai putus saat motor sedang melaju.
Honda juga membekali Tiger dengan rem belakang tipe cakram yang lebih sporty dan bergaya moge. Menggunakan cakram berdiameter 220 mm dengan sistem hidrolik berpiston tunggal membuat pengereman optimal dan aman. Knalpot pun dilengkapi pengaman berupa cover pelindung panas dengan desain baru yang dinamis.
Untuk menyempurnakan produknya, Honda juga melengkapi mesin dengan SASS (secondary air supply system). Alat ini mengatur penyemprotan udara bersih (O2) ke dalam saluran buang. Sehingga, gas CO2 & H2O yang keluar tidak berbahaya.
Meski telah mengalami beberapa perubahan, New Tiger masih mengusung suspensi ganda. Ini berbeda dengan citra motor sport yang lebih elegan dengan tampilan monoshock.
New Tiger ini tampil dalam 5 varian warna, 2 warna untuk kelompok warna hitam, yaitu: evolve black, dan magnificent black, serta tiga varian warna lainnya dominate grey, magma red, dan reign blue. Untuk memiliki motor ini konsumen harus membayar Rp 24.7 juta.
Yamaha Scorpio Z
Motor sport 4 tak ini lahir pada awal tahun 2003 silam. Awalnya, Scorpio hendak dijadikan sebagai pengganti RX King. Namun, strategi itu tidak terwujud, lantaran RX King tetap diproduksi. Sejak kelahirannya, Scorpio telah mengalami berbagai perubahan.
Misalnya, lampu depan yang awalnya kotak menjadi bulat. Tangki bensin juga tak lagi memakai model RX King, tapi lebih modis dan sportif. Scorpio Z juga telah mengusung suspensi monoshock yang membuatnya elegan dan enak dikendarai.
Di pasar, pabrikan berlogo garputala ini menawarkan dua varian produk. Keduanya adalah Scorpio Z CW dengan menggunakan pelek racing dan Scorpio Z yang menggunakan pelek jari-jari. Secara umum, kedua motor tersebut memiliki tampilan dan spesifikasi mesin yang tak berbeda.
Meski tampak sporty, motor andalan Yamaha ini juga memiliki beberapa kekurangan. Misalnya, rem belakang masih menggunakan rem tromol. Ini membuat pengereman seringkali tidak maksimal.
Nah, bila Anda tertarik memiliki motor sport ini, Yamaha menawarkan dua pilihan warna, yaitu merah dan hitam. Harganya? Yamaha pelek jari-jari sebesar 19,4 juta dan Scorpio Z CW dilego seharga Rp 21 juta.
Kawasaki EX 250 R
Kawasaki EX 250 R yang biasa disebut Kawasaki Ninja 250 R ini tergolong motor sport jenis premium. Maklum, harganya lumayan mahal, Rp 46,6 juta. Motor ini tersedia dalam empat varian warna pilihan, yaitu merah, hijau, biru, dan hitam.
Yang menarik, kendati harganya selangit, konsumen tidak gampang mendapatkan si Ninja. Mereka harus inden minimal sekitar satu bulan.
Mengusung mesin 4 tak, Ninja 250 R memiliki kapasitas mesin 249 cc dengan mesin dua silinder segaris. Ini membuat mesin ramping dan titik beratnya tepat. Motor sport ini memakai karburator persis seperti yang dipakai di Amerika Serikat.
Sebagai produk kelas premium, motor ini memiliki kombinasi yang sempurna antara bodi sport dan full fairing ramping. Dengan begitu, pengendara tidak merasa lelah ketika melakukan perjalanan jauh. Full fairing body juga membuat aerodinamika Ninja 250 R menjadi lebih oke. Gaya sporty-nya dipertegas dengan dua head lamp yang meruncing ke depan.
Ninja 250R mempunyai rentang tenaga yang lebar dan halus. Ini menjadikan akselerasinya cukup stabil saat dipakai di dalam kota dan maupun touring. Roda yang lebih besar, serta rangka baru dengan garpu depan lebih kokoh, menghasilkan kestabilan motor yang baik pada beragam kecepatan.
Harus diakui Ninja 250R baru ini jauh lebih menarik dan stylish ketimbang motor yang lama. Bodinya terlihat tajam dengan tampilan yang seimbang dan terintegrasi. Perlindungan terhadap hantaman angin mencukupi dan secara ergonomis pun sangat nyaman.
Motor ini juga memakai suspensi monoshock unitrack. Dengan sistem tersebut, pengendara bisa mengatur posisi yang sesuai keinginannya. Oh, iya, Ninja 250 R ini sudah lulus uji Euro III.
Minerva 250 R
Motor ini adalah varian dari Minerva Sach yang baru saja diluncurkan oleh produsen motor asal Jerman tersebut. Harganya bervariasi tergantung jenis. Varian 250R harganya sebesar Rp 28,9 juta, tipe 250S seharga Rp 25,9 juta, dan tipe 250M dihargai Rp 26,9 juta. Masing-masing tipe tersedia dalam tiga warna. Yaitu, warna hitam, merah, dan kuning.
Yang membedakan tiga jenis motor ini hanyalah tampilan. Mesin dan komponen lainnya sama. Misalnya, Megelli 250R (full fairing). Motor ini kental dengan gaya negeri asal benua biru itu, yakni tampilan full fairing ditambah pipa turbular yang terpasang untuk rangka.
Sementara, Megelli 250S (Naked Bike) tidak menggunakan fairing. Di motor ini yang lebih ditonjolkan adalah pipa turbular di rangka, sehingga terlihat lebih macho dan gagah.
Posisi spatbor naked bike agak ke atas dan bodi belakang kecil. Gaya ekor yang seperti itu menimbulkan kesan ini motor trail jalanan. Apalagi posisi setang juga cocok untuk membantu pengendara ketika melakukan akselerasi di jalanan, baik saat menikung maupun meliak-liuk ketika jalanan tertimpa kemacetan.


















my coment