ANDA pemilik ponsel merek Nokia? Sebaiknya cermati kabar ini. Kemarin vendor asal Finlandia itu memulai program pertukaran charger jenis tertentu.
Dalam siaran persnya Nokia Indonesia menjelaskan, saat proses rutin kendali mutu, Nokia menemukan sebuah potensi bahaya yang berkaitan dengan mutu produk buatan salah satu penyedia pihak ketiga. Penutup berbahan plastik dari charger tersebut pada situasi tertentu bisa longgar dan terlepas. Sehingga, komponen dalam charger menjadi terbuka dan menyebabkan potensi sengatan listrik ketika charger dalam keadaan tersambung pada sumber listrik.
Bagaimana mengenal charger berbahaya itu? Modelnya adalah AC-3E dan AC-3U buatan tanggal 15 Juni 2009 dan 9 Agustus 2009, dan tipe AC-4U yang diproduksi antara 13 April 2009 dan 25 Oktober 2009. Sementara, nama produsennya menggunakan kode BYD.
Adapun kode digit ketujuh sampai kesembilan antara 925 dan 932 (AC-3E dan AC3U) serta 916 dan 943 (tipe AC-4U). Jika charger Anda masuk dalam ciri-ciri tersebut, buruan sambangi Nokia Care Centre terdekat.


















my coment