
JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memacu sektor kredit konsumsi. Hingga akhir tahun nanti, CIMB Niaga memperkirakan kredit kepemilikan rumah (KPR) mampu mencapai Rp 14,3 triliun. Angka ini tumbuh Rp 1 triliun dari nilai akhir kuartal III yang hanya Rp 13,3 triliun.
“Outstading KPR CIMB Niaga memang flat. Namun, kami optimis hingga akhir tahun bisa tumbuh Rp 1 triliun dari kuartal ketiga,” kata James Rompas, Wakil Direktur Utama CIMB Niaga, hari ini (19/11) dalam acara pemaparan publik kuartal III.
Rompas menerangkan, kenaikan permintaan KPR setiap bulan mencapai Rp 350-400 miliar dengan mematok bunga hingga 9,9%. “Pada kuartal I dan II memang permintaan sempat menurun, tapi kuartal IV nanti saya optimis bisa naik,” imbuhnya.
Untuk menggenjot permintaan KPR, lanjut Rompas, CIMB Niaga akan terus memberikan dan meluncurkan kredit yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Sekarang, KPR Rusun (rumah susun) belum ditangani. Namun, jika ada yang menunjuk kami sebagai bank pelaksana kami akan bersedia,” tandas Rompas.
Andri Indradie


















my coment