JAKARTA. Perlahan tapi pasti, PT Federal International Finance (FIF) mulai menapaki keberuntungan. Buktinya, sampai Oktober 2009, perusahaan pembiayaan ini berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 676 miliar. Perolehan melebihi pencapaian laba bersih di sepanjang tahun 2008 yang hanya mencapai Rp 612 miliar.
Presiden Direktur FIF Suhartono, mengatakan, perolehan laba bersih Rp 676 miliar itu, merupakan pencapaian laba bersih tertinggi yang pernah diraih di sepanjang sejarah berdirinya perusahaan. “Padahal, kalangan pelaku bisnis memproyeksikan tahun ini merupakan tahun yang cukup sulit bagi bisnis pembiayaan akibat dampak krisis global,” ujar Suhartono dalam siaran persnya, Rabu (18/11).
Dengan kinerja yang gemilang tersebut, FIF pun berani memasang target laba Rp 800 miliar di tahun ini, atau naik Rp 188 miliar dibandingkan perolehan laba tahun 2008. “Kami yakin target itu bisa tercapai. Kami masih mengandalkan pembiayaan baru dari kredit sepeda motor baru,” tambah Suhartono, dengan nada optimistis.
Di tahun depan, FIF juga bakal semakin giat mengepakkan bisnis pembiayaan elektroniknya. Jika di tahun ini FIF hanya memasang target Rp 900 miliar dari pembiayaan baru elektronik, di tahun depan FIF mengincar pembiayaan baru sebesar Rp 1,2 triliun sampai Rp 1,5 triliun. “Kebutuhan akan barang elektronik bakal semakin naik, seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Kalau sudah memiliki rumah, pasti yang diperlukan adalah isian rumahnya yang berupa elektronik,” papar Suhartono.
Fransiska Firlana


















my coment