Tampilan Fisik Incaran Pria

8 12 2009

KOMPAS.com — Meski selama ini pria terkenal sebagai makhluk yang tegar dan suka berpikir secara logikal, ternyata mereka sering bersikap tidak rasional bila berhadapan dengan wanita. Dalam karakter kartun, pria sering digambarkan dengan mata melotot dan lidah terjulur ke luar saat melihat wanita seksi lewat. Di dunia nyata pun kenyataannya tak begitu jauh dari itu.

Selain tubuh seksi, hal apa dari wanita yang bisa membuat pria langsung terpesona?

1. Dada penuh
Makin besar buah dada, makin baik kualitas perempuan. Semua teori menghubungkan hal itu dengan kesuburan. Teori antropologi meyakininya sebagai peran penting perempuan dalam kehidupan. Agaknya, kaum perempuan pun menyadari bahwa laki-laki punya anggapan begitu. Seiring kemajuan zaman, dunia pun memberi kesempatan bagi perempuan untuk memperbesar payudaranya.

2. Suara seksi
Tak sedikit pria yang jatuh hati pada seorang wanita gara-gara suaranya yang seksi. Entah itu agak parau, lembut, atau terdengar menenangkan, yang pasti suara yang dikeluarkan seorang wanita mampu menggetarkan saraf sistem auditori seorang pria.

3. Kulit bersih
Secara alamiah, mata manusia mudah tertarik pada sinar dan warna-warna terang. Karena itu, kulit putih dan juga rambut pirang lebih memancing perhatian.

4. Rambut panjang
Makin sehat rambut, makin atraktif pemiliknya. Itu sebabnya banyak iklan sampo sering kali tak hanya mengeksploitasi keindahan rambut, tetapi juga daya tarik seksual.

5. Terlihat santai dan tidak genit
Meski secara fisik seorang wanita mendapat poin 10, bila bersikap genit, ia bisa membuat minat pria langsung drop. Pahamilah bahwa pria menyukai tantangan, dan wanita yang bersikap terlalu genit dan mudah dirayu tidak bisa membuat pria tertantang sepenuhnya. Oleh sebab itu, bersikaplah cool dan tidak banting harga meski hati sudah berdebar-debar melihat pria tampan di ujung meja.
AN

Editor: wsn





Lebih dari 50 Persen Wanita dan Pria Tak Puas dalam Berhubungan

8 12 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Penelitian menunjukkan bahwa 57 persen pria dan 64 persen wanita tidak merasa puas dengan hubungan seksual mereka. Tingkat pencapaian kepuasan ini merujuk pada kekerasan ereksi yang merupakan kunci dalam kepuasan berhubungan seksual.

Demikian hasil penelitian Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness (APSHOW) tahun 2008 yang dilakukan di 13 negara di Asia Pasifik.  Survei APSHOW juga diikuti oleh Indonesia yang mengirimkan data responden terjaring sebanyak 328 pria dan 250 perempuan.

Menurut Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp And, ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk melakukan hubungan seksual yang memuaskan atau disebut sebagai disfungsi ereksi (DE).

DE adalah kondisi ketika pria tidak dapat mencapai atau mempertahankan ereksi penis yang optimal untuk mencapai performa atau kepuasan seksual. “Sebagian perceraian yang terjadi berpangkal dari masalah seksual yang belum terungkap sebelumnya,” ungkap Wimpie, Selasa (8/12) di Jakarta.

Ketua Bagian Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Udayana tersebut menyatakan, hanya sedikit sekali kasus DE yang terungkap dan mendapat penanganan medis yang tepat. Sekitar 13 persen penderita sudah tanggap informasi dan mau mencari pengobatan yang benar, sedangkan sebagian besar lainnya menutup diri karena tidak mengerti, malu, menganggap bukan penyakit dan juga kemungkinan karena dokter yang menangani tidak siap.

Ereksi yang baik menurutnya jika aliran darah ke penis baik. Ketika seorang pria berhasil mendapatkan tingkat kekerasan ereksi maksimal, maka ia dan pasangan bisa mendapatkan tingkat kepuasan yang optimal.

“Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor fisik yang ada kaitannya dengan penyakit dan gangguan, serta faktor psikis atau kejiwaan,” kata Wimpie.

Faktor fisik menjadi penyebab yang paling banyak memengaruhi DE, antara lain disebabkan penyakit diabetes, kolesterol tinggi, merokok berlebihan, konsumsi alkohol, dan bekas operasi. Sementara itu, faktor psikis dapat terjadi karena depresi yang diakibatkan stres.
C14-09

Editor: hertanto





Kekerasan Ereksi Tentukan Kepuasan

8 12 2009

JAKARTA, KOMPAS.com – Pasangan yang mendapatkan kepuasan bersama dalam hubungan seksual juga cenderung merasa lebih baik dalam hidup dan sebuah hubungan.

Kebanyakan dari mereka mengatakan mendapat keseimbangan hidup, merasa nyaman dengan diri sendiri dan sebagai partner hubungan seksual bersama pasangan.

Ada empat tingkat yang dapat menentukan kepuasan pria dalam berhubungan seksual. Tingkat 1 ereksi, yaitu jika penis membesar tapi tidak keras. Pada tingkat 2, penis keras, namun tidak cukup keras untuk melakukan penetrasi. Sementara pada tingkat 3, penis cukup keras untuk melakukan penetrasi tapi tidak sangat keras (suboptimal). Terakhir, tingkat 4, penis keras dan tegang secara optimal.

“Semua pria normal menginginkan dirinya mempunyai ereksi yang nilainya 4,” ujar Prof Dr dr Wimpie Pangkahila, Sp.And, di Jakarta, Selasa (8/12). Penelitian Asia Pacific Sexual Health and Overall Wellness (APSHOW) menunjukkan bahwa pria dengan kekerasan ereksi optimal lebih sering melakukan hubungan seksual, dan lebih merasa puas serta memiliki pola pikir yang positif atas kehidupan dibandingkan dengan pria yang hanya mencapai kekerasan ereksi suboptimal.

Gaya hidup yang buruk salah satunya menyebabkan berkurangnya kekerasan ereksi, yang nantinya mempengaruhi faktor kesehatan fisik. Bertambahnya usia juga mengakibatkan berkurangnya kemampuan ereksi yang optimal.

“Dengan bertambahnya umur, kejadian tersebut (disfungsi ereksi) dapat semakin banyak. Berbagai fungsi tubuh menurun, seperi hormon dan organ-organ,” jelas Wimpie.

Marketing Manager PT Pfizer Indoensia dr Andini W Suhardi menyayangkan kurang terbukanya tentang masalah ini karena ternyata tidak mudah membicarakan masalah disfungsi ereksi terutama bagi pria.

“Bagi sebagian besar pria mereka tabu untuk mendiskusikannya,” kata dia.

Penelitian tersebut juga menyebutkan pria dengan ereksi yang suboptimal cenderung kurang sering melakukan kegiatan seksual dan kurang merasa puas dengan kegiatan seksual dan aspek lainnya, serta kurang positif menanggapi aspek lain dalam kehidupan.

Sementara pria dengan ereksi optimal setidaknya melakukan hubungan seksual sebanyak rata-rata 8,1 kali setiap bulan, dibandingkan mereka yang ereksinya suboptimal hanya melakukan hubungan seks sebanyak 6,5 kali perbulan.
C14-09

Editor: hertanto





Bayern Hebat, Bayern pun Lolos

8 12 2009

Mohammad Resha Pratama – detiksport


Turin – Bayern Munich berhasil menyingkirkan Juventus dari persaingan merebut tiket 16 besar lewat kemenangan telak 4-1. Hal itu dapat diraih karena FC Hollywood tampil hebat.

Wakil Bundesliga itu sebenarnya dalam posisi sulit saat melawat ke Olimpico Turin, Rabu (9/12/2009) dinihari WIB. Tuan rumah hanya butuh hasil seri untuk lolos sedang Bayern harus menang untuk lolos ke fase gugur.

Hasilnya? Bayern tampil trengginas dan menunjukkan kualitas sebenarnya yang dimiliki oleh pasukan Louis van gaal itu. Rentetan gol Hans Jorg Butt, Ivica Olic, Mario Gomez dan Anatholy Tymoschuk membalas keunggulan awal Juve lewat kaki David Trezeguet.

Statistik pun memperlihatkan kalau Bayern seperti tak bermain di kandang lawan dan di bawah tekanan puluhan ribu suporter Juve. Unggul dalam penguasaan bola (63% banding 37%) serta jumlah tendangan yaitu 22 berbanding enam.

“Kami sangat hebat malam ini dan memainkan sepakbola yang sangat bagus dan pantas untuk memenangi laga ini,” ungkap Direktur Olahraganya, Karl-Heinz Rummenigge, kepada Sky Sports Italia usai pertandingan.

“Kami akui kalau laga di luar kandang dan itu di Juventus adalah sulit. Tapi kami tahu kami harus menang. Tim bermain sangat baik dan akhirnya kami lah yang berhak lolos,” demikian eks pesepakbola era 70an itu.
( mrp / roz )





Peserta Demo dan Polisi Sepakati Tak Ada Senjata

8 12 2009

Novi Christiastuti Adiputri – detikNews


Jakarta – Demo antikorupsi 9 Desember diprediksi akan diikuti oleh ribuan orang. Pihak kepolisian pun mengerahkan hampir 10 ribu personilnya guna mengawal aksi ini. Namun, pengamanan ini dinilai terlalu berlebihan.

Aktivis Kompak Ray Rangkuti justru menyatakan tidak ada masalah dengan pengamanan polisi tersebut. Menurutnya, sudah ada koordinasi antara peserta aksi demo antikorupsi dengan pihak kepolisian.

“Sudah deal, polisi tidak boleh membawa senjata. Mereka juga tidak boleh melakukan penangkapan dengan pakaian preman. Namun, mereka juga menyarankan sebaiknya peserta jangan membawa senjata tajam dan sesuatu yang memabukkan,” jelas Ray saat ditemui di PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Selasa (8/12/2009) malam.

Dikatakan dia, hal ini telah disepakati 2 hari lalu antara peserta aksi dengan pihak kepolisian. Saat itu, kata Ray, polisi datang dan ikut rapat yang diselenggarakan oleh para peserta aksi yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Bersih (GIB).

“Kita minta mereka untuk tidak membawa senjata dan mereka mengiyakan. Barisan pertama kan polisi tanpa senjata, barisan kedua polisi dengan tameng anti huru-hara, barisan ketiga polisi dengan gas air mata,” papar dia.

(nvc/Rez)





Demo Antikorupsi Digelar di 33 Propinsi

8 12 2009

Jakarta – Tak hanya di Ibukota Jakarta, demonstrasi memperingati hari antikorupsi sedunia juga akan digelar di 33 propinsi. Ribuan massa diprediksi akan meramaikan aksi ini.

“Target kami aksi ini berlangsung di 33 propinsi secara serempak,” ujar aktivis Kompak Fadjroel Rachman dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (8/12/2009) malam.

Dijelaskan Fadrjoel, pusat aksi tentunya tetap di Jakarta sebagai ibukota negara. Ditargetkan 100 ribu massa ikut dalam aksi yang akan dipusatkan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Data yang dihimpun detikcom, aksi memperingati hari antikorupsi sedunia ini juga akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah. Kelompok yang menamakan Gerak (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) akan menggelar aksi dimulai pukul 10.00 WIB dari Kampus UNS menuju Bundaran Gladag.

Di Bali, aksi serupa bakal digelar oleh sekitar 50 orang aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi (MAK). Unjuk rasa digelar di Monumen Perjuangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pukul 09.00 Wita.

Di Palembang, Sumatera Selatan, GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) juga akan melakukan aksi hari antikorupsi.

(Rez/nvc)








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.