Pentingnya Puasa Bercinta untuk Sementara

15 12 2009
Bersiaplah mendapatkan seks yang membara dengan si dia usai detoks seks.

KOMPAS.com – Semua orang ingin meningkatkan momen bercinta, lantas, mengapa kita sekarang harus mendetoksnya?

Kadang, Anda perlu mengesampingkan seks dari wacana kegiatan sehari-hari untuk mengetahui masalah yang sebenarnya melanda hubungan Anda dan si dia. Jika Anda melakukan hubungan seks karena merasa harus, membuat orgasme palsu, atau tidak merasa nyambung dengan pasangan karena sudah merasa tidak tertarik, maka itu adalah tandanya Anda butuh detoks seks. Detoks seks merupakan waktu istirahat untuk menggali masalah utamanya. Baca entri selengkapnya »





Rayu Si Dia Lewat Kelima Inderanya

15 12 2009
Pelukan hangat pun diperlukan oleh pria. Pelukan bisa membantu meningkatkan rasa keterikatan dan membantu meningkatkan hubungan seksual pasangan.

Rabu, 9 Desember 2009 | 14:36 WIB

KOMPAS.com – Kita tahu, bahwa pria adalah mahluk visual. Namun, bukan berarti untuk mengundangnya beraksi hanya bisa dengan menstimulasi indera visualnya saja. Coba stimulasi indera lainnya dengan cara berikut:

Indera penglihat
Para peneliti dari Universitas Rochester, New York meneliti 149 pria untuk mengukur tingkat menarik atau tidaknya wanita berdasar foto yang diberi bingkai berwarna putih, keabuan, biru, hijau, dan merah. Warna merah tentunya menempati posisi terutama. Disimpulkan dari penelitian tersebut, warna merah seringkali diasosiasikan dengan hati, hari Valentine, pakaian dalam, dan semacamnya. Intinya, warna merah memiliki arti seksi. Jadi, coba untuk memilih pakaian berwarna merah untuk menstimulasi pemandangannya. Baca entri selengkapnya »





Teliti Kembali Asuransi Anda

15 12 2009

Foto: Taufik Gumulya
<a href=’http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE’ target=’_blank’><img src=’http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3db6179′ border=’0′ alt=” /></a>

Jakarta – Indonesia adalah merupakan negara yang terletak pada bagian yang menjadi pusat gempa dunia, fakta yang ada gempa sering terjadi dan mungkin dapat terjadi lagi, gempa terakhir (semoga benar adanya) ketika hari Jumat yang lalu gedung di Jakarta terasa bergoyang disebabkan karena gempa yang berkekuatan 6,4 skala richter, sebelumnya juga ada gempa di Padang, di Tasikmalaya dll.
Baca entri selengkapnya »





Honey, Sori Ya, Aku Banyak Kerjaan….

15 12 2009
Mana yang lebih penting untuk Anda dalam 10 tahun ke depan? Pekerjaan atau hubungan Anda dan dia?

KOMPAS.com – Anda sudah mengejar pendidikan setinggi-tingginya, berusaha keras agar jabatan tertinggi bisa didapat, namun suami meminta Anda berhenti bekerja karena menurutnya pekerjaan Anda mempengaruhi hubungan Anda di rumah.

Apakah mungkin bagi seseorang untuk mengorbankan sesuatu yang ia sangat sukai untuk menetap di rumah dan tidak melakukan apa pun? Bisakah Anda, seorang workaholic yang terbiasa dengan kehidupan dan jadwal padat, berhenti bekerja? Mampukah Anda merelakan semua kerja keras Anda untuk mengikuti permintaan suami yang ingin Anda menjadi full time mommy? Pasti sesak dan kesal.

Mungkinkah ada jeda untuk bisa membantu Anda untuk menggapai karier, namun tetap menjaga kehidupan rumah tangga?

Jawabnya, ya! Asalkan Anda dan dia memiliki kesepakatan. Kunci untuk menghadapi dilema ini bukan dengan membuat batasan pilihan antara karier dan hubungan, namun dengan mencari cara untuk menyeimbangkan keduanya. Banyak pasangan belum menemukan keseimbangan statis dalam kehidupan dinamis ini. Kadang kita menghabiskan waktu untuk memikirkan satu hal, padahal pada saat itulah justru diperlukan keseimbangan. Kita dituntut untuk membuat keseimbangan dan mengalihkan fokus.

Misalnya, ketika Anda memiliki proyek besar yang membutuhkan waktu kerja ekstra, katakan pada pasangan Anda. Lalu putuskan berapa lama Anda akan mengizinkan diri Anda bekerja lebih dari waktu biasanya. Dalam kesempatan lain, lakukan suatu hal yang romantis untuk si dia untuk menjaga keintiman. Hal ini bisa Anda lakukan hanya dengan meninggalkan catatan cinta di meja untuk si dia, atau menelepon si dia di tengah hari untuk mendengar suaranya. Berikut 5 tips untuk Anda mencoba menyeimbangkan pekerjaan dan hubungan Anda:

1. Perlakukan pasangan Anda sebagai rekanan
Bicaralah kepadanya. Upayakan agar ia memandang ke arah yang sama dengan Anda, dan beritahukan padanya bahwa Anda butuh fokus ekstra dalam pekerjaan. Jika Anda benar-benar peduli dengan perasaan pasangan Anda, maka Anda akan mengambil waktu secara rutin untuk memastikan bahwa Anda tidak menyia-nyiakan dirinya.

2. Bincang santai
Pilihlah satu hari khusus dalam seminggu untuk bangun lebih pagi dan sejenak menghabiskan waktu bersama. Mungkin dengan menikmati secangkir kopi atau teh bersama sebelum berangkat ke kantor. Ini adalah hal yang menyenangkan untuk dilakukan, karena Anda dan dia sama-sama memiliki waktu sedikit luang, tidak terburu-buru, sama-sama segar, dan bisa menghabiskan waktu berkualitas sejenak, sebelum Anda dan dia sama-sama dilanda deraan pekerjaan.

3. Mengatur perspektif
Ketika Anda sedang mengambil pekerjaan tertentu, cobalah hitung dengan skala 1 hingga 10, seberapa pentingnya pekerjaan yang sedang Anda lakukan ini dalam waktu 10 tahun mendatang? Lalu bandingkan, dengan skala 1 hingga 10, seberapa pentingnya hubungan ini untuk Anda dalam 10 tahun ke depan? Jujurlah terhadap diri Anda sendiri.

4. Kencan dengan suami
Buat jadwal satu malam dalam seminggu, untuk berkencan dengan suami (sekaligus partner) Anda. Tak harus di tempat yang sangat mahal atau eksklusif, yang penting sama-sama suka. Asal jangan biarkan acara kencan ini menjadi acara rutin. Tapi merupakan kesempatan untuk Anda dan dia mengingat masa-masa menyenangkan bersama dan menciptakan momen menyenangkan bersama.

5. Zona bebas-pekerjaan
Jika Anda harus mengerjakan pekerjaan dari rumah, seperti mengecek e-mail atau menjawab faksimili, siapkan waktu spesifik. Misalkan, tak ada lagi memikirkan pekerjaan usai waktu tertentu dalam sehari. Atau, Anda mendedikasikan akhir pekan hanya untuk Anda dan keluarga, tidak boleh membicarakan atau memikirkan pekerjaan sama sekali.

Jadi, ketika ditanya, mana yang lebih penting; cinta atau pekerjaan, hanya Anda yang bisa menjawab. Jawablah dari hati yang paling dalam.
NAD
Sumber : aol





Nokia E72, BB Killer atau Killed by BB?

15 12 2009

Nokia E72 (wid/inet)Jakarta – Kemunculan ponsel bisnis anyar buatan Nokia, E72, tampaknya memang dihadapkan langsung dengan ponsel besutan RIM, BlackBerry (BB). Seberapa handalkah ponsel yang mendapat julukan BB Killer ini?

Sebagai ponsel bisnis Nokia E72 memang telah dipersenjatai beragam fitur penunjang bagi para pengguna ponsel yang mengusung kemudahan berinternet. Ponsel yang juga merupakan penerus E71 ini, juga memiliki beragam fitur dan spesikasi yang ditingkatkan dari seri generasi sebelumnya.

Penerus Tahta Kejayaan E71

E71 boleh dibilang salah satu ponsel bisnis besutan Nokia yang cukup sukses di pasaran. Nah, kehadiran E72 ini coba melanjutkan kejayaan serupa di tengah serbuan ponsel bisnis yang masuk ke Tanah Air, seperti BlackBerry.

Sekilas produk ini tidak berbeda jauh dengan E71, bentuknya yang ramping serta berbalut bahan metal merupakan bentuk pengembangan dari E71. Mesi demikian, keypad qwerty yang digunakan malah lebih mirip E63 ketimbang E71.

Selain itu, masih ada lagi beberapa persamaan seperti bentang layar LCD seluas 2,36 inchi dengan resolusi layar 320×240 piksel, slot microSD card, Symbian S60 3rd Edition, dan FM radio.

Di luar kesamaannya, Nokia coba mengoptimalkan beberapa fitur dalam ponsel ini. Semisal, kecepatan prosesor yang ditingkatkan menjadi 600Mhz hampir 2 kali lipat dari E71 yang hanya berkecepatan 369Mhz.

Lalu kecepatan data yang juga ditingkatkan menjadi HSDPA sampai 10 Mbps dan dukungan HSUPA hingga 2 Mbps. Transfer data yang amat besar memang, namun sangat mubazir mengingat koneksi di Indonesia tercinta ini belum sampai sejauh itu.

Namun ada satu hal yang cukup menggiurkan dari ponsel ini, yakni telah menggunakan Optical TrackPad untuk memuluskan navigasi. Meski bernama TrackPad, namun jangan harap menjumpai kenyamanan bernavigasi seperti pada notebook.

Optical Trackpad yang digunakan dalam E72 masih terasa kurang mulus dan presisi. Ditambah lagi, ruang gerak pada bagian TrackPad masih dibatasi dengan tombol 4 arah khas nokia.

Bagusnya, tombol 4 arah tersebut tidak berbalut metalik seperti yang biasa dijumpai pada E71, E63 ataupun E61. Jadi pengguna tidak akan khawatir akan ‘terjangkit’ koros atau karat pada tombol tersebut.

Untuk masalah pengetikan, tidak perlu khawatir. Meski keypad qwerty yang dimilikinya terlihat kecil, namun mengetik menggunakan ponsel ini tergolong nyaman dan bahkan jarang dijumpai salah pencet. Ditambah lagi setiap tuts pada keypad terasa kokoh dan empuk.

Berselancar di internet menggunakan ponsel ini juga tergolong sangat cepat. Berkat dukungan Adobe Flash yang dimiliki, E72 dapat menampilkan sebuah situs layaknya pada PC tanpa kendala apapun.

Daya tahan baterainya pun tergolong luar biasa, meski telah detikINET gunakan untuk beragam aktivitas sehari-hari (seperti melakukan panggilan, sms, browsing dan sedikit mendengarkan lagu) baterai Li-Po 1500 mAh (BP-4L) yang dimiliki, sanggup bertahan hampir 3 hari pemakaian.

Fitur Multimedia yang Ciamik

Masuk sebagai keluarga besar E series tidak membuat E72 kehilangan beragam fitur multimedia. Sebut saja kameranya yang berukuran cukup besar, 5 Megapiksel. Dengan resolusi kamera sebesar itu, dijamin setiap hasil jepretan bakal terlihat sangat baik, entah itu ketika berada di luar ruangan ataupun di dalam.

Selain dapat menangkap gambar diam selebar 2592 x 1944 pixel, kamera dengan dukungan auto focus ini juga dapat merekam video hingga resolusi 640×480 pixel dalam format mp4.

Untuk manajemen musiknya juga terbilang cukup baik, sama persis seperti yang ada di jajaran Nokia Express Musik. Hanya saja jangan berharap lebih dari kualitas yang dihasilkan speaker eksternal. Bisa dikatakan bunyi yang keluar hanya ‘apa adanya’.

Tetapi lain halnya jika pengguna mendengarkan musik melalui jack 3,5 mm yang dimilikinya. Dentuman bass ataupun petikan gitar terdengar cukup baik, sama dengan kualitas yang dimiliki oleh keluarga Express Music, lebih tepatnya Nokia 5730 Xpress Music. Paling tidak itulah yang dirasakan detikINET ketika menjajal produk ini.

Layakah Dijuluki BB Killer?

Kedasyatan push mail ataupun BlackBerry Messenger (BBM) yang dimiliki oleh RIM memang belum ada tandingannya, terlebih lagi pabrikan asal Kanada tersebut sebelumnya juga telah merilis ponsel dengan sistem navigasi TrackPad yang sekarang digunakan dalam E72.

Selain dengan layanan pushmail atau aplikasi instant messaging ala Nokia, E72 juga memiliki beberapa fitur yang diandalkan oleh Nokia, seperti:

  • CPU ARM 11 600 MHz dan SDRAM 128 MB
  • 5 megapiksel kamera auto focus camera dengan lampu kilat LED
  • Wi-Fi 802.11 b/g
  • Dukungan A-GPS dan kompas digital
  • Memori internal 250 MB yang dapat ditambah melalui slot microSD
  • Jack audio universal 3,5mm
  • Accelerometer
  • Daya tahan baterai yang luar biasa

Dengan spesifikasi, fitur dan harga yang yang ditawarkan yakni berkisar Rp. 4,9 juta, apakah layak ponsel ini menyandang gelar BB Killer? Tentunya hal tersebut tergantung oleh kebutuhan masing-masing penggunanya.

Kelebihan:
+ Konektivitas super lengkap
+ Keypad nyaman
+ Hasil jepretan mantap
+ Output suara mumpuni
+ Baterai tahan lama

Kekurangan:
- TrackPad kurang nyaman
- Kualias speaker eksternal kurang bagus ( eno / wsh )





Acer Aspire Z5610: PC Desktop Era Layar Sentuh

15 12 2009

Acer Aspire Z5610 (Acer)

Jakarta – Sebuah All in One Desktop baru dari Acer telah dijajal detikINET. Bentangan layar 23 inchi dikombinasikan dengan prosesor Core 2 Quad serta fitur layar sentuh dengan OS Windows 7 mengundang yang melihat untuk mencoba.

Saat pertama kali melihat desktop ini, detikINET kembali teringat seri desktop all-in-one dari Lenovo berbasis Intel Atom yang bernama C300. Jika C300 hanya dapat digunakan untuk hiburan dan produktifitas kelas ringan, tidak dengan Acer Aspire Z5610. Pasalnya All-in-one desktop ini memiliki spesifikasi yang cukup tinggi untuk ukuran all-in-one desktop.

Acer Aspire Z5610 kini telah dilengkapi layar sentuh sebesar 23 inchi, memori RAM 4GB, prosesor Intel Core 2 Quad Q8400, grafis ATI Mobility Radeon HD 4570, serta hardisk 750 GB. Sayang desktop besar ini tak dilengkapi modem.

Dilihat dari bentuknya, all-in-one desktop ini terasa elegan dengan balutan warna perak di semua bagian, kecuali bagian tengah belakang yang berwarna merah gelap. Yang membuat Aspire Z5610 lebih futuristik adalah karena lampu LED berwarna putih yang menyala antara batas speaker bawah dan monitor, serta bagian pijakan kaki. Dengan sorotan cahaya putih tersebut, membuat kesan seolah-olah desktop layar besar ini mengambang. Menambah keasyikan mengoperasikan Aspire Z5610 dalam kondisi cahaya ruang yang minim, bahkan gelap sekalipun.

Tampilan Acer Aspire Z5610

Di bagian atas terdapat tombol power, HD webcam serta dual mikrphone, yang masing-masing terletak di sisi kanan dan kiri webcam. Saat dijajal detikINET, kualitas HD webcam-nya pun cukup lumayan untuk mengenali gerakan pengguna melalui salah satu aplikasi bawaan Acer.

Di bagian belakang desktop ini terdapat 4 buah USB port, Keningston Lock Slot, port audio out, IR port, eSATA port, serta power port. Di sebelah kiri desktop berlapis warna perak ini masih ada lagi 2 port USB, serta BCAS reader (Khusus SKU Jepang).

Sementara di sisi kanan terdapat optical disc drive yang di bawahnya terdapat card reader serta jack mic/phone. Masih ada sebuah tombol lagi yang berfungsi menyalakan seluruh lampu LED di tubuh Acer Aspire Z5610 yang menambah tampilan desktop perak tersebut tambah ‘bersinar’. Namun saat dijajal detikINET hampir sekitar 1 hari, terasa hawa panas di bagian belakang desktop. Penyebabnya mungkin sirkulasi udara yang kurang merata.

Touch Portal Menarik, On-Screen Keyboard Tidak

Bagian yang paling menarik dari desktop ini tak lain adalah interaksi jari-jemari tangan kita, saat menyentuh monitor tersebut dan menggerakkan tiap-tiap aplikasi di dalamnya. Saat dicoba detikINET, dengan gestur layar sentuh yang mensupport 2 jari, pengoperasian tiap-tiap apikasi terasa sangat responsif dan tidak menemui masalah apapun. Misalnya saat digunakan untuk menggeser, memutar, atau melakukan zooming di sebuah aplikasi. Adanya Acer Touch Portal yang ada seakan menambah nilai plus desktop ini.

Acer Touch Portal sendiri adalah portal yang menyediakan berbagai hiburan ke dalam satu wadah. Saat diamati, Touch portal pada versi desktop ini berbeda dengan versi notebook pada Acer Aspire 5738PG. Jika desain portal versi notebook berbentuk rak yang menyediakan banyak aplikasi untuk di drag ke tengah layar, versi desktop ini menampilkan papan kayu dimana diatasnya tersebar berbagai aplikasi untuk dijalankan. Unik memang.

Secara umum touch portal memang asyik digunakan, terlebih untuk segala macam fitur hiburan yang ada di dalamnya. Namun jangan coba-coba mengetik menggunakan on-screen keyboard (keyboard virtual layar sentuh) untuk mengetik sebuah dokumen. Bagi yang belum terbiasa, pasti akan sangat susah untuk mencoba mengetik sebuah artikel misalnya, dengan virtual keyboard tersebut. Apalagi bagi pengguna yang memiliki jemari relatif besar. Dijamin susah mengetik.

Mungkin di masa lalu, fitur layar sentuh hanya dapat dijalankan dengan 1 gestur jari saja. Kini dengan multi-touch gesture, pengguna dapat menggerakan seluruh jemarinya untuk mengoperasikan PC layaknya mouse. Terkait hal ini, Microsoft pun membenamkan fitur bernama Surface Globe, yang memungkinkan pengguna ‘menjelajahi’ seluruh penjuru dunia dengan jari-jari mereka. Saat dijajal detikINET, akselerasi serta efek bola bumi, yang fungsinya hampir sama dengan Google Earth ini terasa mulus, semulus aplikasi pada iPod milik Apple.

Performa Audio dan Video

Dengan grafis ATI Mobility Radeon HD 4570 (512 MB) Acer Aspire Z5610 terbukti tak menemui kendala apapun dalam menjalankan format film HD. Selain itu suara yang dihasilkan dari speaker stereo 5W yang terletak di bagian bawah juga lumayan. Tidak terkesan kering dan hampa. Dengan tambahan port headphone, microphone serta port audio-out terkait, dekstop berwarna perak dari Acer ini memang unggul dalam hal sarana hiburan. Bahkan bagi pengguna yang ingin melakukan video conference atau ber-webcam ria, pasti akan puas dengan tampilan layar sebesar ini.

Kesimpulan

Kombinasi dari desain serta fitur multimedia yang unggul mungkin adalah salah satu alasan jika ingin meminang desktop all-in-one terbaru dari Acer ini. Desktop ini bisa menjadi salah satu sarana hiburan bagi keluarga yang mengasyikan. Misalkan diletakkan di ruang keluarga, untuk saling berbagi sarana hiburan antara anak dan orangtua.

Walau mengusung konsep layar sentuh yang sangat user friendly dan mudah dioperasikan, Acer juga menambahkan keyboard serta wireless mouse dalam box Aspire Z5610, sehingga memberikan pilihan bagi pengguna dalam berinteraksi dengan desktop tersebut. Untuk masalah harga, Acer membanderolnya dengan kisaran US $1399.

Kelebihan:
+ Layar Besar.
+ Tidak terlalu makan tempat.

Kekurangan:
- Sirkulasi udara kurang merata. ( fw / faw )








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.