Soal Konten, Indonesia Bisa Geser Dominasi AS

16 12 2009
Menkominfo tak menyangka punya lebih dari 28 ribu follower di Twitter
Indra Darmawan, Elly Setyo Rini

Indonesia dinilai berpeluang besar untuk menggeser dominasi Amerika Serikat dalam penyediaan konten.

Hal itu dikatakan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring saat memberikan sambutan dalam acara penganugerahan Teknopreneur Award 2009.

Selama ini, Tifatul menjelaskan, Amerika Serikat masih menjadi pusat konten, karena di sana ada para pemain besar seperti Yahoo, Google, Facebook, dan Twitter berasal.

“Mampukan kita menciptakan konten lokal sehingga membuat arsiran arah fiber optik (internet) ke Indonesia?” kata Menteri di Hotel Ritz Carlton Mega Kuningan Jakarta Selatan, Rabu 16 Desember 2009.

Hingga kini, Tifatul sendiri mengakui juga menggunakan konten asing, yakni jejaring mikroblog Twitter. Ia pun tak menyangka ia telah memiliki pengikut atau follower lebih dari 28 ribu orang.

Namun, Tifatul menjuluki Twitter dengan Tweetun, kependekan dari Tweet Pantun. Pasalnya pria asal Bukit Tinggi itu, memang gemar berpantun lewat Twitter. “Buat saya bukan Twitter, tapi Tweetun karena setiap hari saya berpantun di Twitter,” katanya sembari bercanda.

Tak hanya berpantun, Tifatul juga melakukan sosialisasi kebijakan, menjaring masukan, bahkan mlontarkan kuis-kuis berhadiah gadget lewat Twitter. Jejaring Twitter memang tengah naik daun di samping, Facebook.

Kini Twitter tak hanya akrab di keseharian anak muda, artis, blogger, atau maniak online lainnya, namun juga dimanfaatkan oleh sebagian politisi untuk meraih dukungan dan memperluas jaringan.

• VIVAnews


Tindakan

Information




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.