Nama Susno Duadji Masuk Bursa Calon Ketua PBB

26 04 2010
Susno Duadji yang bukan kader apalagi pengurus tiba-tiba masuk dalam proses penghitungan.

VIVAnews – Selain sempat diwarnai kericuhan, pemilihan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) pada Muktamar III PBB juga penuhi lelucon saat dilakukan pemilihan Ketua Umum PBB di Hotel Tiara Medan, Senin, 26 April 2010 dini hari.

Saat pengitungan suara dua calon ketua umum, yakni MS Kaban dan Ali Muchtar Ngabalin, muktamirin masih sempat terbahak-bahak walau jam sudah menunjukkan pukul 03. 45 WIB. Baca entri selengkapnya »





“Mbah Priok Tak Pernah Dipindah ke Semper”

15 04 2010
“Sepengetahuan saya, yang dipindahkan itu adalah makam di sekitar makam Mbah Priok.”
Arry Anggadha, Sandy Adam Mahaputra

VIVAnews – Habib Salim bin Umar al Atthos, salah satu waris, membantah makam Mbah Priok sudah dipindah ke TPU Semper. Hal ini dibuktikan masih banyak warga yang pergi berziarah ke makam Mbah Priok di Koja.

“Siapa yang pindah, buktinya apa, kapan, ada saksinya tidak,” kata Habib Salim di lokasi makam Mbah Priok, Koja, Jakarta, Kamis 15 April 2010. Menurutnya, selain makam Mbah Priok ada 10 makam lagi di lokasi makam itu.

Habib Salim membuktikan, bahwa sampai saat ini masih banyak warga yang terus berkunjung ke lokasi makam yang berada tepat di depan terminal peti kemas, Tanjung Priok itu. “Kalau sudah dipindahkan, untuk apa orang-orang masih berziarah di tempat ini,” ujarnya. “Sepengetahuan saya, yang dipindahkan itu adalah makam di sekitar makam Mbah Priok.”

Sebelumnya, Kepala Bidang Informasi dan Publikasi Pemprov DKI Cucu Ahmad Kurnia mengatakan makam itu akan dijadikan monumen dan cagar budaya. Bukan digusur.

Apalagi, kata Cucu, jasad Mbah Priok sudah tidak ada di sana. Jasad itu sudah dipindahkan ke TPU Semper.

Menurut surat Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta pada 10 Februari 2009, jasad Mbah Priok dipindahkan pada 21 Agustus 1997. Sebagian lagi jasadnya dibawa ahli waris ke luar kota.

• VIVAnews





Wagub: Korban Tewas Dua Satpol PP

14 04 2010

KOMPAS IMAGES/DHONI SETIAWAN

Massa berusaha menggulingkan kendaraan water canon milik polisi saat bentrokan dengan Satpol PP dalam upaya pembongkaran kompleks makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara, Rabu (14/4/2010). Bentrokan mengakibatkan sedikitnya seratus orang terluka dan belasan kendaraan roda dua dan empat dibakar massa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Prijanto mengatakan, korban yang tewas akibat kerusuhan di Tanjung Priok, Koja, Jakarta Utara, bertambah menjadi dua orang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Satu orang lagi yang meninggal di lokasi bernama Ahmad Tadjudin,” kata Prijanto kepada wartawan di RS Koja, Jakarta, Rabu (14/4/2010) malam.

Wagub memaparkan, korban yang ditemukan meninggal dunia pada Rabu sore itu telah dibawa ke RS Koja. Sebelumnya, Prijanto telah mengabarkan bahwa terdapat satu orang petugas Satpol PP yang meninggal dunia.

Korban yang pertama kali diberitakan meninggal dunia diketahui bernama M Soepono. Soepono ditemukan petugas keamanan terminal dan kemudian dibawa ke RS Koja antara lain oleh petugas Palang Merah Indonesia (PMI).





Susno Ditangkap Penasihat Kapolri: Kalau Susno Dibiarkan Keluar, Takut Ada Apa-apa

12 04 2010

Jakarta – Komjen Pol Susno Duadji ditangkap Propam Mabes Polri di Bandara Soekarno Hatta saat hendak pergi medical check-up ke Singapura. Polri tidak mau berjudi dengan membiarkan Susno pergi ke Singapura.

“Jangan nanti kalau dibiarkan ke luar negeri, nanti ada apa-apa, kepentingan negara bisa jadi carut marut,” kata penasihat Kapolri, Kastorius Sinaga kepada detikcom, Senin (12/4/2010).

Susno, lanjut Kastorius, saat ini tengah menjadi isu nasional. Susno telah meminta perlindungan hukum kepada sejumlah lembaga, termasuk DPR, terkait informasi yang pernah dikemukakannya.

Namun Polri tidak ingin kecolongan jika nanti Susno pergi ke Singapura. “Karena Susno sudah jadi isu nasional, hendak pergi ke luar yuridiksi Indonesia,” jelas Kastorius.

Susno ditangkap oleh Propam Polri di Bandara Terminal II D, Gate D1 saat akan menuju ke Singapura untuk medical check-up. Susno pun langsung dibawa ke Mabes Polri dan diperiksa oleh Propam Mabes Polri.
(mok/mok)





Kongres III PDIP Menyelamatkan Pamor Partai Ideologis

4 04 2010

Laurencius Simanjuntak – detikNews


Jakarta – Merahnya jalan-jalan saat kampanye Pemilu 1999 adalah bukti Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) memang berjaya pascareformasi Mei 1998. Kini,
setelah lebih dari satu dasawarsa berlalu, warna merah itu memang tidak meredup. Dukungan masyarakat terhadap parpol itulah yang kian meredup.
Baca entri selengkapnya »





Perlu Tak Perlu Memperdebatkan “Si Crown”….

5 01 2010


Selasa, 5 Januari 2010 | 11:50 WIB

Mobil dinas baru para pejabat, Toyota Crown Royal Saloon.

JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih dari sepekan, kendaraan dinas bagi para pejabat negara, Toyota Crown Royal Saloon, beredar di jalanan Ibu Kota. Kontroversi sempat mewarnai saat mobil yang konon berharga Rp 1,3 miliar ini menggantikan mobil yang tak kalah mewahnya, Toyota Camry. Baca entri selengkapnya »





Pembentukan Perpu Pembebasan Lahan Mendesak

10 12 2009

Jakarta – Masalah pembebasan lahan sampai saat ini menjadi hantu dalam pengembangan infrastruktur, khususnya dalam pembangunan jalan tol. Gara-gara masalah pembebasan lahan pembangunan jalan tol dari periode 2004-2009 hanya terbangun 43 km padahal targetnya 1700 km.

“Untuk itu kita usulkan adanya UU pembebasan lahan secara khusus. Sementara pembebasan lahan ini dalam bentuk Perpu dulu lah kalau dalam bentuk UU itu lama lah, setelah itu baru ditingkatkan jadi UU,” kata Ketua Komite Tetap Kadin Bidang Pembangunn Jalan Tol Fatchur Rochman dalam acara konferensi pers di kantor Kadin, Rabu (30/9/2009).

Ia mengatakan dari realisasi pembangunan tol hanya 43 km selama 5 tahun, disimpulkan akar permasalahan utamanya adalah pembebasan lahan, terlebih lagi saat ini proses mekanisme pembebasan lahan masih berdasarkan musyawarah sehingga cenderung alot.

Selain itu, kata dia, masalah pembebasan lahan untuk pembangunan tol seharusnya murni diatasi oleh pemerintah, jadi tol tidak akan ditender terlebih dahulu sebelum masalah lahannya selesai oleh pemerintah.

Fatchur mencontohkan dari 690 km ruas tol yang telah beroperasi di Indonesia, sebanyak 90% lahannya justru dibebaskan terlebih dahulu oleh pemerintah.

“Ini bukti kuat, jadi lahan harus dibebaskan dulu baru ditender, kalau tidak percuma,” katanya.

Dikatakannya dalam undang-undang pembebasan lahan nanti, skema pembebasan lahan bukan bagian dari investasi investor. Sehingga pembebasan lahan murni ditanggung oleh pemerintah dimana investor hanya fokus pada pembangunan konstruksinya saja.

“Dengan demikian konsesi menjadi jauh lebih pendek, ini justru memberi hal positif pada kreditur. Konsesi pendek tenor (pinjaman) pendek, justru disukai oleh investor dan kreditur,” katanya.

Fatchur menambahkan bagi lahan yang sudah dinyatakan untuk fasilitas umum seperti jalan tol, maka proses pencabutan lahannya harus mengacu pada undang-undang. Selama ini dalam undang-undang agraria pencabutan lahan melalui presiden atau kepala daerah.

“Jadi yang mencabut itu bukan presiden, bupati, walikota, tetapi yang mencabut adalah undang-undang. Kalau pejabat yang mencabut pasti ada kepentingan misalnya takut tidak dipilih lagi oleh pemilihnya di daerah,” katanya.

(hen/dro)





Peserta Demo dan Polisi Sepakati Tak Ada Senjata

8 12 2009

Novi Christiastuti Adiputri – detikNews


Jakarta – Demo antikorupsi 9 Desember diprediksi akan diikuti oleh ribuan orang. Pihak kepolisian pun mengerahkan hampir 10 ribu personilnya guna mengawal aksi ini. Namun, pengamanan ini dinilai terlalu berlebihan.

Aktivis Kompak Ray Rangkuti justru menyatakan tidak ada masalah dengan pengamanan polisi tersebut. Menurutnya, sudah ada koordinasi antara peserta aksi demo antikorupsi dengan pihak kepolisian.

“Sudah deal, polisi tidak boleh membawa senjata. Mereka juga tidak boleh melakukan penangkapan dengan pakaian preman. Namun, mereka juga menyarankan sebaiknya peserta jangan membawa senjata tajam dan sesuatu yang memabukkan,” jelas Ray saat ditemui di PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Selasa (8/12/2009) malam.

Dikatakan dia, hal ini telah disepakati 2 hari lalu antara peserta aksi dengan pihak kepolisian. Saat itu, kata Ray, polisi datang dan ikut rapat yang diselenggarakan oleh para peserta aksi yang tergabung dalam Gerakan Indonesia Bersih (GIB).

“Kita minta mereka untuk tidak membawa senjata dan mereka mengiyakan. Barisan pertama kan polisi tanpa senjata, barisan kedua polisi dengan tameng anti huru-hara, barisan ketiga polisi dengan gas air mata,” papar dia.

(nvc/Rez)





Demo Antikorupsi Digelar di 33 Propinsi

8 12 2009

Jakarta – Tak hanya di Ibukota Jakarta, demonstrasi memperingati hari antikorupsi sedunia juga akan digelar di 33 propinsi. Ribuan massa diprediksi akan meramaikan aksi ini.

“Target kami aksi ini berlangsung di 33 propinsi secara serempak,” ujar aktivis Kompak Fadjroel Rachman dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (8/12/2009) malam.

Dijelaskan Fadrjoel, pusat aksi tentunya tetap di Jakarta sebagai ibukota negara. Ditargetkan 100 ribu massa ikut dalam aksi yang akan dipusatkan di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Data yang dihimpun detikcom, aksi memperingati hari antikorupsi sedunia ini juga akan digelar di Surakarta, Jawa Tengah. Kelompok yang menamakan Gerak (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) akan menggelar aksi dimulai pukul 10.00 WIB dari Kampus UNS menuju Bundaran Gladag.

Di Bali, aksi serupa bakal digelar oleh sekitar 50 orang aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi (MAK). Unjuk rasa digelar di Monumen Perjuangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar, pukul 09.00 Wita.

Di Palembang, Sumatera Selatan, GERAK (Gerakan Rakyat Anti Korupsi) juga akan melakukan aksi hari antikorupsi.

(Rez/nvc)





57 Orang Tewas Dalam Pembantaian Massal di Filipina

25 11 2009

Maguidanao – Polisi Filipina masih menyelidiki pembantaian terhadap keluarga pendukung politisi lokal termasuk jurnalis di Maguindanao, Filipina Selatan. Data terakhir, total jumlah korban menjadi 57 setelah 11 mayat kembali ditemukan.

Seperti dilansir situs AlJazeera.net, Kamis (26/11/2009), mayat-mayat tersebut digali dari lubang-lubang dangkal dekat Provinsi Maguindanao Selatan. Pembantaian ini dinilai pembunuhan terkait politik yang terburuk sepanjang sejarah FIlipina.

Polisi telah menetapkan secara resmi Walikota setempat Andal Ampatuan Jr sebagai tersangka utama pembantaian. Andal adalah kepala Kotamadya Datu Unsay, yang juga sekutu kuat politik Presiden Filipina Gloria Arroyo.

Pada hari Selasa 24 November, Arroyo bersumpah habis-habisan untuk menindak tegas mereka yang bertanggungjawab atas pembantaian tersebut. Ia mengatakan tidak ada seorangpun dapat lolos dari jeratan hukum.

Arroyo sendiri telah menyatakan keadaan darurat di Maguindanao dan sebagian provinsi tetangga. Termasuk mengirimkan ratusan pasukan tambahan ke daerah Maguidanao.

Pejabat militer juga menetapkan pengawal yang disewa oleh Ampatuan sebagai tersangka dalam pembantaian. “Kami tidak akan memperlakukan siapa pun di atas hukum” Juru bicara polisi Filipina Leonardo Espina.

“Menurut laporan awal, orang-orang yang diculik dan dibunuh oleh sebuah kelompok yang dipimpin langsung oleh walikota Datuk Unsay,” tandas Espina.
(ape/fiq)





China Eksekusi Mati Dua Pencemar Susu

24 11 2009
Pemeriksaan makanan bermelamin

 

BEIJING, KOMPAS.com — Pemerintah China, Selasa (24/11), mengeksekusi mati dua orang yang terlibat dalam skandal susu tercemar melamin yang menyebabkan enam anak meninggal dunia dan lebih dari 300.000 orang sakit.

Zhang Yujun diekskusi karena membahayakan keamanan umum dan Geng Jinping dieksekusi karena memproduksi dan menjual makanan beracun. Berita tersebut dilansir Kantor berita resmi China, Xinhua. Hukuman mati bagi kedua orang itu telah diputuskan Maret lalu. Xinhua melaporkan, berita eksekusi itu dikeluarkan Pengadilan Tinggi Kota Shijiazhuang. Namun, seorang petugas pengadilan, Selasa, mengatakan, dia tidak dapat memberikan konfirmasi bahwa eksekusi terhadap dua orang itu telah dilakukan.

Kasus susu tercemar melamin itu merupakan salah satu skandal pengamanan makanan terburuk di China. Melamin dapat menyebabkan batu ginjal dan gagal ginjal. Melamin, yang biasa digunakan di pabrik plastik dan pupuk, ditambahkan para pelaku untuk mengencerkan susu demi menipu para penyidik yang akan menguji kandungan protein dan untuk meningkatkan keuntungan.

Sent from Indosat BlackBerry powered by  




F-PD Dukung Angket Agar Tak Ada Fitnah

24 11 2009


Jakarta – Fraksi Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk mendukung hak angket kasus Bank Cenutury. Fraksi pendukung pemerintahan SBY itu ingin agar kasus yang menyedot uang negara sebesar Rp 6,7 triliun itu terang benderang.

“Agar terang benderang dan tidak ada lagi rumor-rumor, berita-berita yang tidak bertanggung jawab dan fitnah yang menyangkut siapapun,” kata Ketua F-PD Anas Urbaningrum.

Hal itu disampaikan Anas sebelum memimpin rapat fraksi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2009). Rapat mengagendakan penandatanganan hak angket Century oleh seluruh anggota fraksi.

Anas menambahkan, penggunaan hak angket atas kasus Bank Century dimaksudkan agar fungsi pengawasan dewan terhadap pemerintah menjadi optimal. Seperti diketahui, hak angket memberi kewenangan pamungkas kepada dewan untuk memanggil paksa siapapun dalam penyelidikan.

Melihat hasil audit investigasi yang diserahkan BPK ke dewan, kata Anas, F-PD menilai ada kekeliruan dalam kebijakan pengucuran dana talangan tersebut.

“Ada kesalahan penerapan peraturan dalam penanganan kasus Century,” pungkasnya.

(lrn/ndr)





SBY Berikan Bola ke Polri dan Kejagung

23 11 2009

Jakarta – Presiden SBY telah menyampaikan sikapnya terkait kasus yang membelit Bibit-Chandra. SBY sudah memberikan solusi, namun realisasinya dia serahkan kembali ke Polri dan Kejaksaan Agung.

“Bola itu dia berikan kembali ke Kepolisian dan Kejaksaan Agung. Dia minta Kepolisian dan Kejaksaan Agung yang menggolkan bola itu,” ujar anggota Komisi III DPR, Nasir Jamil menanggapi pernyataan SBY yang disampaikan di Istana Negara, saat dihubungi detikcom , Senin (23/11/2009) malam.

Nasir menilai wajar sikap SBY yang tidak langsung bertindak atas kasus Bibit-Chandra ini. Sebab menurutnya SBY tidak mau masuk ke hal yang teknis. SBY diliputi kekhawatiran jika dia bertindak langsung hal itu malah akan menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Kalau dia langsung yang eksekusi, dia khawatir ada persoalan hukum di kemudian hari,” imbuh politisi PKS ini.

Secara umum, Nasir melihat apa yang disampaikan SBY tadi malam sangat positif terkait polemik kasus Bibit-Chandra dan Bank Century. Menurutnya, SBY telah memberikan beberapa alternatif yang bisa ditempuh oleh Polri dan Kejagung untuk menyelesaikan kasus Bibit-Chandra. Meskipun tidak secara eksplisit, Nasir melihat SBY meminta kasus ini tidak dilanjutkan ke pengadilan.

“Bahasa Presiden ini harus dipahami Kejaksaan dan Kepolisian. Kalau mereka bisa memahamai saya yakin dan percaya dalam pekan ini ada yang diberikan Kejaksaan,” tuturnya.

Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni meminta polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra.

(Rez/mok)





Kasus Bibit-Chandra Sudah Selesai, Tinggal Masalah Administrasi

23 11 2009


Jakarta – Presiden SBY meminta agar persoalan Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tidak sampai dibawa ke pengadilan. Kasus ini dianggap sudah selesai dan tinggal menyelesaikan administrasi saja.

“Saat ini yang kurang hanya masalah administrasi dan formalitas saja,” kata pengacara Bibit-Chandra, Taufik Basari saat dihubungi, Senin (23/11/2009) malam.

Menurut Taufik, apa yang sudah disampaikan Presiden sudah sangat tegas. Polri dan Kejagung diminta untuk tidak meneruskan persoalan ini sampai ke pengadilan.

Sedangkan untuk masalah wajib lapor yang harus dijalani oleh kedua pimpinan KPK nonaktif tersebut, Taufik mengaku belum bisa menentukan sikap. “Kita belum diskusikan, tapi sudah selayaknya proses pemeriksaan berhenti,” pungkasnya.

Presiden SBY telah menyampaikan pengumuman sikap atas kasus Bank Century dan Bibit-Chandra sekitar 20 menit. Ada satu kejelasan yang disampaikan SBY yakni polisi dan jaksa tidak melanjutkan kasus Bibit-Chandra.

(mok/Rez)





Inilah Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II

22 10 2009

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya mengumumkan susunan menteri Kabinet Indonesia Bersatu II di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10) pukul 22.00. Berikut ini daftar menteri dan pejabat negara dalam kabinet baru yang akan menjabat pada periode tahun 2009-2014.

1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Assegaf Aljufrie
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
29. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:
1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto
3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan

Sent from Indosat BlackBerry powered by  


HIN





CIA Tutup Penjara Rahasia di Luar Negeri

18 04 2009
Leon Panetta

WASHINGTON,KOMPAS.com-Direktur CIA Leon Panetta mengumumkan pemerintah AS menutup jaringan penjara rahasia di luar negeri.

“CIA tidak lagi mengoperasikan fasilitas penahanan atau tempat-tempat rahasia. Tempat-tempat yang masih ada akan dinonaktifkan,” kata Panetta dalam suratnya, Kamis (9/4).

Tempat-tempat rahasia itu sebelumnya digunakan menahan para tersangka teroris. Sejumlah tersangka itu dikabarkan mengalami penyiksaan saat diperiksa. Presiden Barack Obama memang telah mengumumkan akan menutup pusat penahanan teroris termasuk Guantanamo begitu ia dilantik pada 20 Januari.

Pada masa pemerintahan Presiden AS George W Bush, CIA diizinkan mengoperasikan penjara rahasia di negara-negara sekutunya di Eropa Timur, Asia, dan Afrika.

Dalam suratnya, Panetta menekankan bahwa CIA juga menghentikan praktik interogasi yang mengundang kecaman termasuk merendam tersangka di air dingin. “CIA tidak akan menoleransi dan akan menghentikan berbagai tindakan tidak pantas dan penyiksaan,” katanya. Panetta juga mengumumkan penghentian kontrak sejumlah lembaga yang membantu penyidikan CIA.





Langkah Mudah Merawat AC

9 03 2008

Lihat GambarKapanLagi.comAir Conditioner (AC) pernah kini bukan lagi barang wah yang hanya terdapat di mobil-mobil mahal. Semua mobil baru telah menawarkan AC sebagai salah satu perlengkapan standar. Produsen truk pun juga telah menawarkan AC sebagai perlengkapan standar kabin mendampingi power steering.

Karena dipergunakan terus-menerus, terutama di kota-kota besar agar tetap beroperasi optimal unit AC juga memerlukan perawatan. Yang paling gampang dalam merawat AC adalah menyerahkannya ke teknisi profesional.

Yang menjadi pertanyaan kapan AC harus dibawa ke bengkel khusus pengatur udara? Untuk mengetahuinya perlu anda simak gejala-gejala malfungsi yang wajib diperhatikan. Diantaranya :

1. Bau Busuk

Bau busuk yang keluar begitu AC dinyalakan terjadi akibat adanya bakteri, micro-organisme, jamur yang menumpuk di sekitar kisi-kisi AC, terutama kisi-kisi di dashboard. Untuk menghilangkan bau mengganggu itu, bersihkan dengan anti-bacterial treatments. Cairan ini bisa didapatkan dengan mudah di toko aksesoris mobil. Ketika jamur sudah bersih, udara yang disemprotkan AC akan segar lagi.


2.Kurang Dingin

Bila AC kurang dingin, tiba waktunya masuk bengkel. Menurunnya daya kerja AC bisa disebabkan adanya kebocoran atau refrigerant sudah waktunya diganti/ditambah. Untuk memperbaiki hal ini lebih baik dilakukan teknisi bengkel AC.
3. Hidupkan Terus Menerus

Sistem AC yang hidup terus sepanjang tahun justru lebih sehat. AC jalan mendorong refrigerant terus bersirkulasi. Refrigerant yang dipakai mengandung pelumas yang melumasi seluruh sistem dan mencegah kebocoran. Yang paling penting pelumas pada refrigerant melumasi dan merawat kompresor. Juga menjaga seal dan pipa tetap lembab, sehingga terjaga dari resiko retak karena kering yang bisa berujung pada kebocoran sistem.
4. Jangan Remehkan Bunyi Aneh

Jika muncul suara-suara aneh, tidak biasa dari AC yang sebelumnya tidak ada, sangat disarankan untuk sesegara mungkin mendatangi bengkel AC untuk diperiksa. Ada suara-suara yang merupakan gejala awal/indikasi kerusakan kompresor.

Kompresor adalah bagian paling mahal dari sistem AC. Bila bearing pada kompresor pecah/rusak, berarti komponen-komponen lain terkontaminasi partikel logam itu. Sistem harus dikuras plus penggantian kompresor dan komponen lain. Ini sangat mahal.
5. Normal, Ada Tetesan Air

Bila ada tetesan air di bawah mobil, jangan terkejut karena itu normal-normal saja. Itu berasal dari evaporator. Evaporator memiliki pipa yang memungkinkan evaporator mengalirkan air keluar mobil. Kadang-kadang pipa ini tersumbat atau patah sehingga evaporator tidak bisa mengalirkan air ke luar mobil dan malah ke dalam kabin. Problem ini bisa diatasi dengan murah.
6. Perawatan Berkala

Seperti sistem lain di mobil, AC juga perlu di periksa secara berkala. Kompresor perlu pelumas, filter perlu dibersihkan dari kotoran dan kelembaban. Bila filter kotor, kinerja sistem terganggu dan bisa membuat sistem tidak bekerja sama sekali.

Gas refrigerant pada umumnya diganti empat tahun setelah mobil dibuat lalu dua hingga tiga tahun sekali setelah itu. Perawatan berkala sistem AC mobil anda akan menjaga kompresor bekerja sempurna demikian juga komponen-komponen vital lainnya. Perawatan berkala merupakan investasi jangka panjang sekaligus menjamin anda tetap nyaman di hari yang terik. (jongjava.com/rsd)





Halo dunia!

9 03 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.